MENULIS ADALAH LATIHAN YANG TERUS MENERUS
Di Post Oleh: Asep Ahdiat Tanggal: 09/11/2020 Di Baca173 kali

Sekolah jurnalistik Kempaka Bandung raya, membangun kreativitas jurnalistik sebagai aktualisasi diri para insan akademis, gedung Singaperbangsa lt.3, Karawang.

Gedung Singaperbangsa lt.3, Karawang Dewan pembina Kempaka, Bapak Umar Alfaruq mengatakan fungsi diadakannya sekolah jurnalistik untuk pelajar ini adalah meningkatkan SDM jurnalis dan meningkatkan kreativitas, adaptasi terhadap perubahan digitalisasi sangat diperlukan jurnalis muda saat ini, untuk itu sangat penting diadakannya sekolah jurnalistik ini.

                             

Para jurnalis muda sangat berantusias dengan kegiatan ini, kegiatan ini merupakan wadah para jurnalis untuk belajar sekaligus menuangkan suatu bakat mereka dibidang kejurnalisan.

"Kegiatan ini dihadiri oleh dua ratus lima puluh orang, terdiri dari tiga kalangan yaitu kalangan pelajar, mahasiswa, dan umum." ujar Antoni Yahya ketua pelaksana sekolah jurnalistik.

"Anak Karawang sudah bisa masuk kedalam pemerintah Karawang siapa yang membawa perubahan dialah yang menang." tambah Dewan pembina Kempaka.

Hal tersebut disampaikan dewan pembina Kempaka ketika menyampaikan sambutan sekolah jurnalistik (02/03/2020).

Masyarakat dibanjiri oleh setiap berita, memilah mana berita yang dapat dipercaya dan mana berita yang hoax sangat diperlukan oleh pembaca, seorang jurnalis dapat memberikan informasi yang melampaui dasar-dasar informasi yang bukan hoax.

"Berkurangnya minat baca ditakutkan masyarakat akan dengan mudah menerima berita hoax, diharapkan dengan adanya kegiatan ini teman-teman dapat mengaktualisasikan diri terhadap berita atau jurnalisme tersebut." ujar ketua Kempaka.

                       

Dalam kegiatan sekolah jurnalistik ini, para peserta diberi materi tentang kepenulisan oleh Hisyam Luthfiana seorang wartawan dari detik.com.

Kode etik jurnalistik juga dipaparkan oleh Faizol yuhri, S.kom seorang pimpinan redaksi tvberita.co.id. 

Ketika kebiasaan menulis dimulai sejak dini, ini tentu akan membantu  para pelajar agar tidak gagap terhadap teknologi masa sekarang.

"Saya pikir juranlis muda langkah yang baik karena dapat membantu karier juranlis lebih baik." ujar Hisyam Luthfiana.

Kegiatan ini juga diisi oleh Rieke Meilani seorang selebgram sekaligus mahasiswi UIN Bandung jurusan komunikasi sebagai guest star.

Materi teknis televisi juga diisi oleh Anan suryana seorang wartawan NET.  Beliau menyampaikan tentang perencanaan liputan, flow liputan, Naskah Televisi, karakteristik naskah televisi,  dan pengambilan gambar sebuah berita.

Ketika kesimpangsiuran berita terjadi jurnalis muda kini memiliki kesadaran untuk mengurai hoax-hoax yang ada dengan karya-karyanya. 

Diharapkan ketika para pembaca tahu seorang jurnalis bekerja bisa menginformasikan kepada keluarga dan teman-temannya berita yang sesungguhnya, agar tidak ada lagi hoax.

"Jangan pernah berhenti berproses teruslah berkarya dengan hati, jangan cuman karena ada dorongan dari luar saja, karena itu akan mempengaruhi pekerjaan kita." ujar Anan Suryana.

Top